Pages

Sabtu, 01 Maret 2014

My Dreams Like a Laver (ENG VER)


DREAMS COME TRUE






One day a pottery craftsman wanted to create a vessel that is very beutiful.he Try to avoid making the vessel will be the most beautiful vessel along time.he start making with a cheerful heart , as he had imagined how happy she was later when his laver is a very beautiful vessel . , but in the middle of the process of making the vessel failed .then he became upset and began his soul.he not paused, and finally he decided to make further.And after spending a long time he managed to create such a masterpiece , he was very pleased.and the artificial vessel and into the beautiful vessel of all time .
What about us ? Craftsman it is us , while the vessel is a big dream big dreams us the harder we also attempt to reach in the way we have failed not just once probably many .but it depends on the ourselves whether we want to try again or not.If we stop there , we will not achieve our big dreams , while if you try again we will get it,so will you give up or try to lag ?  , it depends on yourself . NEVER BE AFRAID TO DREAM BIG , BECAUSE NO ONE IS IMPOSSIBLE IN THE LORD ..

My Dream Like a Laver (IND VER)

http://www.pelitahidup.com/wp-content/uploads/2013/03/rencana-tuhan-bagai-bejana-di-tangan-tukang-periuk.jpg
DREAMS COME TRUE
  




Pada suatu hari seorang pengrajin gerabah ingin membuat suatu bejana yang sangat indah.ia mencoba untuk membuat bejana yang akan menjadi bejana terindah sepanjang masa.ia mulai membuatnya dengan hati yang gembira,karena ia telah membayangkan bagaimana bahagianya dia nanti bila bejananya adalah bejana yang sangat indah.tetapi pada tengah proses pembuatan bejana tersebut ia gagal membuatnya.kemudian mulailah hatinya menjadi kesal dan tak bersemangat.ia berhenti sejenak,dan akhirnya ia memutuskan  untuk membuatnya lagi.dan setelah menghabiskan waktu yang lama akhirnya ia berhasil membuat mahakarya tersebut,ia merasa sangat puas dan senang.dan bejana buatannya itu menjadi bejana yang terindah sepanjang masa.

Bagaimana dengan diri kita?seorang pengrajin itu adalah kita,sedangkan bejana tersebut adalah mimpi besar kita.semakin besar mimpi kita semakin keras juga usaha kita untuk mencapainya.mungkin di tengah perjalanan kita mengalami kegagalan tidak hanya sekali mungkin berkali-kali.tapi itu tergantung dari diri kita sendiri apakah kita mau berusaha lagi atau tidak.jika kita berhenti sampai di situ,kita tidak akan mencapai mimpi besar kita sedangkan bila kita mau berusaha lagi kita akan mencapainya.apakah kamu akan menyerah atau berusaha lag?i,itu tergantung pada dirimu sendiri.JANGAN PERNAH TAKUT UNTUK BERMIMPI YANG BESAR,SEBAB TIDAK ADA YANG MUSTAHIL DI DALAM TUHAN..